Mediasi terkait Petisi Penghentian Jalur Angkutan Pertambangan

Mediasi terkait Petisi Penghentian Jalur Angkutan Pertambangan

Selasa 29 Oktober 2019, DPRD Kabupaten Banjarnegara melaksanakan mediasi antara Forum Komunikasi Masyarakat Penolak Akses Angkutan Pertambangan Pasir Putih Desa Wanadri, Pucungbedug, Kutawuluh, dan Gumiwang dengan Pengusaha Penambang Pasir Putih, kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar Pengaduan dari Forum Komunikasi Masyarakat Penolak Akses Angkutan Pertambangan Pasir Putih Desa Wanadri, Pucungbedug, Kutawuluh, dan Gumiwang dengan surat Nomor 01/  ,tanggal    Oktober 2019 perihal Petisi Penghentian Jalur Angkutan Pertambangan.

Dalam mediasi tersebut, DPRD Kabupaten Banjarnegara menghadirkan kedua belah pihak untuk di mediasi. Mediasi ini dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Edy Purwanto, sedangkan mediasi dipandu oleh Ketua komisi II DPRD Moch. Rachmanudin  dan dihadiri Anggota Komisi II DPRD serta perwakilan dari Dinas Perhubungan, Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Camat Purwanegara, Pj Kades Pucungbedug, Pj Kades Kutawuluh.

Dalam kegiatan ini Forum Komunikasi Masyarakat Penolak Akses Angkutan Pertambangan Pasir Putih Desa Wanadri, Pucungbedug, Kutawuluh, dan Gumiwang diwakili oleh Margono, Pipit Wijayanti, dan Abdul Wakhid dan Perwakilan dari Pengusaha Penambang Pasir Putih oleh Ir. Setiawan Budhiarto, Nur Laela, dan Bambang Suparno.

Kegiatan ini menghasilkan kesepakatan  yang tertuang dalam Berita Acara Kesepakatan antara kedua belah pihak yang ditandatangi diatas materai. Bahwa Pihak Pengusaha atau Penambang Pasir Putih sanggup :

  1. Melakukan Penyiraman Jalan secukupnya.
  2. Membatasi Tonase Angkutan dengan tidak melebihi Batas Tertinggi Bak Pengangkut.
  3. Memasang Terpal/ Penutup Bak Angkutan.
  4. Angkutan Kendaraan akan dilakukan pengaturan jam pemberangkatan agar tidak ada konvoi kendaraan Pengangkut Pasir Putih.
  5. Tidak memacu kendaraan secara ugal-ugalan/berlebihan.
  6. Kendaraan Pengangkut Pasir Putih akan mendahulukan Pengguna Jalan lain.

-HumasDPRD-

Foto Kegiatan :

Admin DPRD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *