Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun 2020, untuk dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banjarnegara. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, pada Rapat Paripurna DPRD Banjarnegara Jum’at, 7 Agustus 2020 lalu. Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Banjarnegara, Ismawan Setya Handoko, SE  dengan dihadiri oleh sejumlah 35 anggota DPRD Banjarnegara, sehingga Rapat telah memenuhi quorum dan masih tetap menggunakan teleconverance serta protokol kesehatan.

Dalam Pidato penyerahan KUA PPAS tersebut, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menyampaikan bahwaberdasarkan Rancangan KUA tahun 2020, pendapatan daerah diproyeksikan menjadi Rp. 2,012 triliun lebih atau pendapatan turun 7,21 % dibandingkan dengan APBD Murni Tahun 2020 Rp. 2,168 triliun lebih. Namun proyeksi pendapatan tersebut naik 6,45% dibandingkan dengan APBD Tahun 2020 setelah penyesuaian Covid-19, sebesar Rp. 1,890 triliun lebih, tambahnya.  Komponen pembentuk pendapatan dalam Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2020 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah Rp. 241,61 Miliar, Dana Perimbangan Rp. 1,255 triliun dan pendapatan daerah lain yang sah Rp.  515,57 Miliar.

Ditambahkan oleh Bupati Banjarnegara Budh Sarwono, bahwa sesuai amanah peraturan perundang – undangan dan prioritas pembangunan Daerah, kebijakan belanja dalam perubahan KUA dan PPAS Tahun 2020 diarahkan untuk pembangunan Infrastruktur, percepatan pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan dengan berbasis pada potensi unggulan daerah serta pembangunan manusia melaui peningkatan SDM dan peningkatan pelayanan dasar.

Usai penyerahan Rancangan KUA PPAS Perubahan Tahun 2020, dilanjutkan dengan penjelasan Eksekutif, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Drs. H. Indarto, M.Si mengenai Rancangan KUA PPAS tersebut.