Sabtu 5 September 2020 malam, Ketua DPRD Ismawan Setya Handoko,SE., beserta Wakil Ketua DPRD Guruh Tri Adi Putra,S. Akun dan beberapa Anggota DPRD lain melaksanakan Night Riding untuk men-sosialisasikan Peraturan Bupati Banjarnegara tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Kegiatan Night Riding yang merupakan inisiatif dari Ketua DPRD Ismawan Setya Handoko,SE., ini dijadikan ajang sosialisasi Perbup dan pembagian masker kepada masyarakat.

Sosialisasi Peraturan Bupati yang dimaksud adalah Peraturan Bupati Banjarnegara Nomor 44 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

MAKSUD DAN TUJUAN

  • Maksud : sebagai pedoman bagi perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum dalam peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.
  • Tujuan :
    1. Menjamin kepastian hukum, memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas dalam pencegahan dan pengendalian covid-19;
    2. Meningkatkan disiplin dan penegakan hukum bagi masyarakat dalam penerapan protokol kesehaian; dan
    3. Mengurangi penularan dan penyebaran Covid-l9.

KEWAJIBAN

Bagi perorangan:

  1. Menggunakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya;
  2. Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan cairan antiseptik berbasis alkohol (hand sanitizer) secara teratur;
  3. Melakukan pembatasan interaksi fisik (physical distancing) dengan menjaga jarak dan menghindari kerumunan; dan
  4. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

 

Bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum :

  1. Melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan penggunaan berbagai media informasi untuk memberikan pengertian dan pemahaman mengenai pencegahan dan pengendalian Covid-19;
  2. Menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir yang mudah diakses dan memenuhi standar atau penyediaan cairan antiseptik berbasis alkohol (hand sanitizer);
  3. Mengidentifikasi (menapis) dan memantau kesehatan bagi setiap orang yang akan beraktivitas di lingkungan kerja;
  4. Mengatur jaga jarak;
  5. Membersihkan dan melakukukan disinfeksi lingkungan secara berkala;
  6. Menegakan kedisiplinan pada perilaku masyarakat yang berisiko dalam penularan dan tertularnya Covid-19; dan
  7. Melaksanakan fasilitasi deteksi dini dalam penanganan kasus untuk mengantisipasi penyebaran Covid-l9 berupa penyediaan alat pengukur suhu tubuh non kontak.

SANKSI

Bagi perorangan :

  1. Teguran lisan;
  2. Teguran tertulis;
  3. Kewajiban berupa membeli masker;
  4. Kerja sosial berupa menyapu jalan atau membersihkan fasilitas umum lainya selama 30 (tiga puluh) menit; dan/ atau

Bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum :

  1. Teguran lisan;
  2. Teguran tertulis;
  3. Penghentian sementara operasional usaha; dan /atau
  4. Pencabutan izin usaha.

Lokasi utama yang dituju yakni Alun-alun dan Taman Kuliner, karena di malam minggu seperti ini biasanya 2 tempat tersebut merupakan pusat keramaian, jadi akan lebih efektif jika melakukan sosialisasi di 2 tempat tersebut, ujar Ismawan.

Foto Kegiatan :