Komisi-komisi di DPRD Kabupaten Banjarnegara melaporkan hasil kegiatan Rapat Dengar Pendapat dengan Organisasi Perangkat Daerah yang menjadi mitranya, pada Sidang Paripurna DPRD yang dilaksanakan di Ruang Paripurna DPRD yang membahas tentang Raperda APBD Perubahan Kabupaten Banjarnegara Tahun Anggaran 2020 pada hari Rabu, 16 September 2020. Rapat Dengar Pendapat sendiri telah dilaksanakan pada tanggal 11, 14 dan 15 September 2020 bertempat di ruang komisi dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisinya masing-masing. Hal tersebut dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Sidang  Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Guruh Triadi Putra, S.Akun dihadiri oleh sejumlah 35 orang anggota. Dari unsur eksekutif  hadir Sekda Kabupaten Banjarnegara Drs. Indarto, M.Si, Kepala BPPKAD dan Sekretaris DPRD beserta jajarannya. Sementara kepala OPD yang lainnya mengikuti sidang paripurna secara virtual sesuai dengan protokol kesehatan covid-19.

Dalam sambutan pengantarnya Wakil Ketua DPRD berharap, semua komisi di DPRD dapat memanfaatkan momen sidang tersebut untuk memberikan masukan, saran, rekomendasi dan catatan-catatan lainnya guna memperoleh struktur APBD yang ideal dan bermanfaat terhadap pembangunan Kabupaten Banjarnegara ke depan. Adapun penyampaian pendapat komisi dilaksanakan secara berurutan dari Komisi 1 oleh Endi Haryanto, Komisi 2 oleh Sri Haryati, Komisi 3 oleh Slamet dan Komisi 4 oleh Guruh DA Pamuji.

Beberapa hal yang disampaikan oleh Komisi-komisi DPRD yaitu :

  1. Mendorong terbentuknya mall pelayanan publik.
  2. Sinergitas antar OPD untuk penanganan covid 19.
  3. Optimalisasi bidang industri, pasar tradisional, pariwisata, pertanian, perikanan dan peternakan yang bisa menjadi ikon Kabupaten Banjarnegara.
  4. Pembuatan peta bencana, hal ini sebagai pedoman dalam pengananan bencana dan penanganan pasca bencana.
  5. Sinergitas OPD untuk penanganan bencana yang terpadu.
  6. Perencanaan yang matang sebelum dilaksanakannya kegiatan lewat penyusunan DED yang kompatebel.
  7. Evaluasi pelaksanaan pembelajaran, baik pembelajaran jarak jauh maupun pembelajaran tatap muka guna menghindari klaster covid-19 dari kalangan pelajar.