Humas.DPRD, Selasa 12 Agustus 2025 – Di tengah kekhawatiran akan kebijakan penghapusan tenaga non-ASN, puluhan tenaga honorer dari berbagai instansi di Kabupaten Banjarnegara mendatangi Gedung DPRD. Mereka yang tergabung dalam Forum Honorer Non Database Kategori R4 datang dengan satu harapan: agar suara dan nasib mereka mendapat perhatian, perlindungan, serta solusi dari para wakil rakyat.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjarnegara melalui Komisi 1 menyambut kedatangan mereka dalam agenda audiensi di Ruang Rapat Paripurna DPRD. Audiensi dipimpin oleh Ketua Komisi 1, H. Isnan Rijadi Akhmad, didampingi Wakil Ketua Komisi 1, H. Achmad Salabi, serta dihadiri anggota Komisi 1 lainnya, yaitu Martoyo, S.Sos., Endi Haryanto, H. Didi Sunaryo, dan Sri Rahayu, S.H., M.M., M.H.

Turut hadir Asisten Administrasi Umum Sekda, Dalmini, S.Sos., M.Si., BKD, BPKAD, serta Bagian Hukum Setda. Sebanyak 70 peserta audiensi duduk berhadapan dengan jajaran DPRD dan OPD terkait, menyampaikan keluhan dan harapan mereka dengan penuh kesungguhan.

Ketua Forum Honorer Non Database Kategori R4, Achmad Tobri, mengungkapkan bahwa mayoritas anggota forum telah mengabdi puluhan tahun di lingkungan pemerintahan daerah, namun hingga kini belum masuk dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kami berharap DPRD dapat memperjuangkan nasib kami agar tidak terpinggirkan oleh kebijakan penghapusan tenaga non-ASN. Kami ingin diakui dan diberi kesempatan yang adil, mengingat pengabdian kami sudah berlangsung lama,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BKD Kabupaten Banjarnegara, Esti Widodo, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa pemerintah daerah memahami keresahan para honorer R4 dan akan mengupayakan solusi terbaik.

“Pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin mencari jalan keluar, tentu dengan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan dan koordinasi dengan pemerintah pusat,” tegasnya.

Pihak DPRD melalui Komisi 1 memastikan akan menindaklanjuti hasil audiensi ini dengan pembahasan internal bersama OPD terkait, demi memperjuangkan aspirasi para honorer R4. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memberikan kejelasan status dan masa depan yang lebih pasti bagi para tenaga honorer di Kabupaten Banjarnegara.